Sojo ,Ketua Kelompok Tani Kritik Import Beras

Adil Berpijak Kebenaran - April 7, 2021
Sojo ,Ketua Kelompok Tani Kritik Import Beras
 - (Adil Berpijak Kebenaran)
Editor

OkSojo,Petani Ngawi Kritik Pemerintah 

Ngawi- Seperti diketahui bahwa sejak awal tahun 2021 pemerintah melalui menteri pertanian berencana mengimport beras dari luar negeri seperti dari negara Vietnam dan Thailand, tak tanggung-tanggung 1 ton import beras. Sikap menteri pemerintahan Jokowi itu mendapat aksi penolakan berbagai daerah seperti Kaum Tani, Kelompok Tani di daerah.²/’2’21. Alasan import beras itu sangat tidak tepat,dengan asumsi untuk keseimbangan harga gabah maupum beras, disaat musim panen raya baru-baru ini.pada musim ke-II harga gabah seharusnya Rp. 5000,-/kg anjlok menjadi Rp.3800,-/kg.Beras stabil seharusnya perkilogram Rp.7.500, hingga Rp.8000,-‘ kini tinggal harga Rp. 6.500,-per kg. “itu alasan kepentingan segelintir sana(pusat-red),wong lagi panen raya kok import beras”,terang,Sojo ketua kelompok tani se-kecamatan Karangjati”.’8/’2’21. Dipandang penting aksi penolakan itu ,import sejuta ton ,yang kabarnya dihentikan untuk menjawab penolakan import.dan akhirnya distop untuk sementara waktu oleh presiden Jokowi pada bulan Maret 2021 ini. Petanipun gelisah menjadi pemimpin tidak harus mengejar pencitraan,yang dikunjungi petani disawah,tetapi yang terjadi justru import beras baik telah maupun yang akan datang. “Lha iya ,blusukan ,ngunjungi di petani disawah,tapi kok rencana atau sudah import sebagian dari yang 1 juta ton itu,untung distop,semoga,namun harga terlanjur anjlok”,terang Kamirin,Petani Ngawi.’7/3″21.(Rif/dany/her)

Baca Juga  Mantan Jaksa KPK, Abdul Basyir Jadi Kajari Sawahlunto

Tinggalkan Komentar

Close Ads X